Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pada hampir semua instrumen keuangan, banyak orang mendikotomikan antara trading dan investasi. Dalam soal yang satu itu, crypto bukan pengecualian.

Investasi atau Trading Crypto?

Kita tidak akan mencari jawaban untuk pertanyaan itu. Untuk saat ini kita anggap saja sama. Karena pada dasarnya meskipun tujuannya untuk invesrasi dalam jangka panjang sekalipun kita tetapi harus membelinya terlebih dahulu. Saat ingin melepasnya untuk mengambil untung entah berapa tahun yang akan darang, kita harus menjualnya. Tetap saja kan? Jual-beli atau beli-jual alias perdagangan a.k.a. trading.

Apa yang Diperlukan untuk Trading Crypto?

Yang pertama jelas fulus, uang, doku, duit, money. Terserah anda mau pilih yang mana. Bisa salah satu, kombinasi beberapa diantaranya, atau bahkan semuanya sekaligus. Berapa jumlahnya? Pastinya lebih banyak lebih seru. Tetapi tidak harus banyak juga. Kalau belum punya jam terbang, ada baiknya coba kecil-kecil sambil nyari feeling. Daripada naro besar ternyata anjlok kan ruginya juga besar.

Deposit Minimal untuk Trading Crypto

Untuk broker-broker lokal, minimum deposit untuk trading crypto yang dipatok juga tidak terlalu besar koq. Bisa dibilang kecil malah. Ada yang hanya menetapkan deposit minimal untuk trading crypto sebesar, atau sekecil Rp. 50.000 saja. Ada juga yang Rp. 500.000. 

Rendah sekali kan? Jauh lebih rendah dari deposit minimal untuk trading saham yang ditetapkan perusahaan sekuritas.

Harga mata uang crypto sendiri mmang tidak semuanya sampai ratusan juta seperti Bitcoin. Mata uang crypto alternatif harganya banyak yang masih murah banget. Shiba Inu yang baru-baru ini mendadak populer misalnya, per hari ini harganya hanya US$0.00000938. Jadi dengan Rp. 50.000 apalagi Rp. 500.000 bisa dapet banyak.

Memilih Broker Trading Crypto

Kalau sudah siap dengan dana, langkah pertama untuk trading crypto adalah memilih broker. Bebas bisa pilih broker mana saja. Ada banyak broker crypto, baik yang berskala nasional bermarkas di tanah air, maupun yang berada di luar negeri dan berskala dunia.

Hanya sebagai Warga Negara Indonesia yang berdomisili di Indonesia, sebaiknya pilihlah broker yang sudah terdaftar dan mengantongi ijin dari lembaga pemerintah yang berwenang, dalam hal ini Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi alias Bappebti. Dengan pengawasan lembaga berwenang, tentunya dari sisi keamanan lebih terjamin.

Perusahaan broker crypto ini istilah resminya di Indonesia adalah Perusahaan Pedagang Aset Kripto. Sampai saat ini hanya ada 13 perusahaan yang terdaftar dan mengantongi ijin. Lengkapnya dapat dilihat pada website Bappebti.

Membuka Akun Trading Crypto

Daftarkan diri pada perusahaan broker crypto pilihan anda. Cara mendaftar akun crypto tidak sulit. Hanya tinggal mengisi form online yang tersedia di website mereka masing-masing. Syarat membuka akun crypto pada broker crypto juga tidak kalah mudah. Untuk membuka akun trading crypto pada broker lokal hanya perlu KTP saja. Kalau membuka akun trading crypto di broker asing yang diperlukan adalah paspor.

Tidak sampai 24 jam dari saat mendaftar biasanya sudah ada persetujuan. Kalau pendaftaran akun crypto sudah disetujui, rekening crypto sudah dibuka, tinggal 2 langkah lagi saja sampai benar-benar siap bertransaksi.

Menyetor Dana ke Akun Crypto

Pertama setor dana. Cara menyetor dana ke akun crypto sama mudahnya. Bisa dengan transfer bank, bisa menggunakan aneka aplikasi pembayaran digital seperti OVO dan lain-lain, bisa juga membayar tunai melalui gerai tertentu seperti Indomaret atau Alfamaret.

Download & Install Aplikasi Trading Crypto

Kedua download dan install aplikasi perdagangan crypto di perangkat yang digunakan, bisa smartphpne atau tablet. Pastinya aplikasinya harus yang disediakan oleh broker crypto tempat membuka akun tadi. Jangan sampai salah. Downloadnya dimana? Seperti semua aplikasi mobile lain, pengguna iPhone download dari Apple AppStore sedangkan pengguna perangkat Android download dari Google PlayStore.

Wallet Crypto

Satu lagi yang diperlukan dalam menjalankan transaksi jual beli mata uang crypto, yaitu mendownload dan menginstall aplikasi wallet crypto. Pilihannya ada banyak. Fungsinya adalah untuk menyimpan koin crypto yang kita beli. Tentunya tidak secara fisik tapi secara digital.

Leave a comment